SIDOARJO (PojokTV.com) – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28, DPC PKB Kabupaten Sidoarjo menggelar Festival Rebana di salah satu pusat perbelanjaan (mall) di Kabupaten Sidoarjo. Selain ajang seni dan budaya Islam, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada 99 pengemudi ojek online (ojol) perempuan.Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo, Rezza Ali Faizin; Ketua Dewan Syuro DPC PKB, KH. Nur Cholis Misbah; jajaran DPC Perempuan Bangsa Sidoarjo; Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasiq; Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur yang sekaligus Sekretaris DPW PKB Jawa Timur, Anik Maslachah; serta Bendahara DPC PKB Kabupaten Sidoarjo, H. Usman.Turut hadir sebagai tamu kehormatan, mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo yang saat ini menjabat sebagai Bupati Sidoarjo, Subandi, M.Kn.Dalam sambutannya, Bupati Subandi menyampaikan apresiasi serta pesan-pesan penting terkait soliditas organisasi."Saya menyimak apa yang disampaikan tadi. Hal terpenting bagi kita semua adalah menjaga kehati-hatian, keikhlasan, dan keteguhan sikap. Kebersamaan yang dibangun di atas komitmen serta nilai-nilai luhur para pendahulu adalah fondasi utama kita," ujar Subandi.Ia menambahkan, selama PKB berdiri di Sidoarjo, wadah ini terbukti kokoh dan tidak mudah terpecah belah."Kunci utamanya hanya satu: tetap kompak dan tetap solid. Jangan sampai perbedaan atau dinamika di lapangan menggoyahkan persatuan yang sudah kita bangun bersama. Di bawah kepemimpinan kepengurusan yang baru, saya melihat semangat baru untuk terus menjaga soliditas tersebut. Target-target organisasi, baik dalam memenuhi keterwakilan di DPRD maupun program kerja sosial masyarakat, hanya bisa dicapai jika seluruh elemen bergerak bersama dalam satu komando," tegasnya.Sebagai pemangku kebijakan di daerah, Subandi menyatakan kesiapannya untuk bersinergi demi kemajuan daerah."Sebagai pemerintah daerah, kami siap mendukung dan bersinergi dengan program-program kerja PKB yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sidoarjo. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri; dukungan dari organisasi, tokoh masyarakat, hingga tingkat desa sangat kita butuhkan untuk membangun Sidoarjo yang lebih baik. Mari kita jaga suasana tetap adhem, tenteram, dan saling menguatkan. Saya ibaratkan awan bengi tetap ngeloni ijo. Semoga PKB tetap solid dan konsisten menjalankan visinya," pungkas Bupati.Sementara itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo, Rezza Ali Faizin, menjelaskan alasan pemilihan lokasi acara yang tidak biasa."Jika biasanya acara selawatan atau pengajian dilaksanakan di alun-alun kota atau di dalam gedung hotel, hari ini kita hadirkan suasana yang berbeda: kita laksanakan langsung di dalam mall. Misi kita adalah membumikan PKB dan 'mem-PKB-kan' mall. Kegiatan yang biasanya dilaksanakan di tingkat desa, hari ini kita bawa masuk ke pusat perbelanjaan. Di mall ini, seluruh elemen masyarakat dari berbagai latar belakang bisa menyatu dan berselawat bersama-sama," ungkap Rezza.Rezza juga menegaskan komitmen PKB dalam merangkul pejuang ekonomi keluarga."Hari ini kita juga merangkul para pejuang keluarga, khususnya kaum perempuan dan pengemudi ojek online (ojol). Kaum perempuan adalah sosok pejuang keluarga yang sangat luar biasa. Sebagai bentuk aksi peduli, kita menghadirkan 99 perempuan tangguh dan menyerahkan sedikit tali asih dari DPC PKB," lanjutnya.Menanggapi kiasan yang disampaikan oleh Bupati Sidoarjo, Rezza memberikan pandangannya."Tadi sempat disampaikan oleh Pak Bupati kiasan bahasa Jawa 'awan bengi ngelon ijo'. Maksud dari kiasan tersebut merujuk pada realitas keluarga beliau: istri dari Bapak Bupati Sidoarjo merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PKB, dan putra beliau, Mas Rafi wibisono, juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi PKB," papar Rezza.Menurutnya, hal tersebut menegaskan bahwa ikatan emosional dan historis Bupati Subandi dengan PKB tidak pernah terputus."Mengenai apakah Pak Bupati akan kembali secara resmi ke PKB, hal tersebut sepenuhnya menjadi hak dan keputusan beliau. Namun yang pasti, PKB adalah partai yang terbuka bagi siapa saja, dan kami siap merangkul seluruh pihak untuk bersama-sama membesarkan partai ini kembali," tutup Rezza.
Mujianto Primadi• 2 Hari Lalu | Politik