PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Pendidikan/Detail Berita

SISWA ABK DITOLAK SEKOLAH, KOMISI D DPRD SIDOARJO TURUN TANGAN DESAK PENDIDIKAN INKLUSIF

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Mujianto PrimadiRabu, 19 Agustus 2026 | 08:51 WIB96 kali dibaca

SIDOARJO (pojoktv.com) – Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait kasus anak berkebutuhan khusus (ABK) yang terancam putus sekolah di SDN Pranti, Kecamatan Sedati. Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan hak pendidikan inklusif bagi seluruh anak di Sidoarjo tetap terpenuhi tanpa diskriminasi.

​Dalam sidak tersebut, anggota Komisi D DPRD Sidoarjo,Tarkit Erdianto yang didampingi Choirul Hidayat dari Fraksi PDI Perjuangan, mendatangi langsung kediaman orang tua siswa di Desa Pranti dengan didampingi Kepala Desa setempat. Kunjungan ini menyusul informasi bahwa siswa tersebut tidak dapat melanjutkan pembelajaran di SDN Pranti lantaran keterbatasan tenaga pendidik khusus di sekolah tersebut.

​Pihak DPRD Sidoarjo menegaskan bahwa kondisi ekonomi keluarga serta keterbatasan fisik maupun mental anak tidak boleh menjadi alasan bagi pihak sekolah untuk menolak siswa mengenyam pendidikan di sekolah negeri.

​"Melihat kondisi ekonomi keluarga yang kurang mampu dan memiliki anak berkebutuhan khusus, ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai ada anak yang tidak diperbolehkan menuntut ilmu di sekolah negeri," tegas Tarkit di lokasi.

​Komisi D DPRD Sidoarjo juga menekankan agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo segera menghadirkan solusi konkret. Opsi memindahkan siswa ke SLB di wilayah Gedangan dinilai kurang tepat karena akan membebani keluarga dari segi biaya operasional dan transportasi.

​Merespons sidak dan dorongan dari DPRD, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Netti Lastiningsih, langsung turun ke SDN Pranti. Netti memastikan siswa tersebut harus segera kembali bersekolah dan menegaskan tidak ada kebijakan yang melarang anak berkebutuhan khusus mengenyam pendidikan di sekolah negeri.

​Sebagai langkah jangka pendek dan menengah, Dinas pendidikan kabupaten Sidoarjo berkomitmen akan segera memberikan pelatihan khusus bagi para guru di SDN Pranti agar mampu mendampingi dan memfasilitasi proses belajar-mengajar bagi siswa berkebutuhan khusus.