PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Ekonomi/Detail Berita

Ratusan Hektar Padi di Lamongan Alami Pusoh, Petani Gigit Jari di Tengah Lonjakan Harga Gabah

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: FARID•Kamis, 8 Oktober 2026 | 05:16 WIB•150 kali dibaca

​LAMONGAN ,(PojokTv.com)-Dampak musim kemarau panjang kian meluas dan memukul para petani di Kabupaten Lamongan. Sulitnya mendapatkan pasokan air membuat ratusan hektar tanaman padi di sejumlah wilayah mengalami pusoh atau gagal panen pada musim tanam kali ini.

​Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi sawah yang memprihatinkan. Tanah retak-retak akibat kekeringan ekstrem, sementara tanaman padi tampak menguning kering sebelum waktunya. Situasi ini membuat para petani gigit jari, terlebih di tengah lonjakan harga gabah kering yang saat ini menembus angka Rp8.200 per kilogram. Bagi lahan yang terkena pusoh, hasil panen justru tidak laku jual sama sekali.

​Rasa kecewa mendalam dirasakan para petani. Akibat gabah tidak laku dipasarkan, tak sedikit petani yang memilih membiarkan tanaman padinya mengering begitu saja di sawah. Bahkan, sebagian petani yang frustrasi memilih membakar tanaman padi mereka yang telah rusak. Kerusakan ini tidak hanya menimpa tanaman padi, melainkan juga tanaman jagung yang mengering tanpa membuahkan hasil.

​Kondisi tersebut salah satunya melanda Desa Pajangan, Kecamatan Pucuk. Meski upaya perbaikan aliran irigasi dan pengerukan sungai sudah dilakukan di wilayah tersebut, pasokan air tetap tidak mengalir karena sumber air yang mengering total.

​"Harga gabah sebenarnya lagi bagus, tapi kalau sudah pusoh begini ya tidak ada harganya. Air sama sekali tidak masuk ke sawah," ujar Baidowi, salah seorang petani setempat.

​Data dari Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan mencatat sedikitnya ada sekitar 50 hektar tanaman padi yang terkonfirmasi gagal panen total hingga saat ini. Wilayah terdampak tersebar di beberapa titik, di antaranya Kecamatan Sugio, Modo, Paciran, Pucuk, serta sejumlah kecamatan lainnya.