PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Peristiwa/Detail Berita

Petani Lamongan Rugi Puluhan Juta, Lahan Tebu 6 Hektar Ludes Terbakar Jelang Panen

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Farid•Senin, 19 Oktober 2026 | 04:51 WIB•176 kali dibaca
​Lahan tebu seluas 6 hektar di Desa Tugu, Kecamatan Mantup, Lamongan ludes terbakar diduga akibat pembakaran sampah sembarangan. Petugas Damkar butuh 3 jam padamkan api.

​LAMONGAN,(PojokTv.com)– Nasib naas menimpa petani tebu di Desa Tugu, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan. Lahan tebu seluas kurang lebih enam hektar yang tinggal menghitung hari menuju masa panen ludes dilalap si jago merah pada Minggu (18/10/2026) malam.

​Kebakaran hebat tersebut diduga kuat dipicu oleh aksi warga yang membakar sampah sembarangan di dekat lokasi kejadian lalu meninggalkannya begitu saja.

​Api Menjalar Cepat di Daun Kering

​Kondisi tanaman tebu yang sudah mengering menjelang panen membuat kobaran api dengan cepat membesar dan meluas. Menurut keterangan warga setempat, api pertama kali terlihat sekitar pukul 19.00 WIB oleh seorang warga yang hendak melintas menuju area hutan.

​Melihat kobaran api membumbung tinggi, warga langsung berteriak meminta pertolongan dan segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lamongan.

​"Warga melihat api sudah membakar area vegetasi dan langsung melapor. Begitu petugas tiba, ternyata kobaran api sudah merembet luas dan menghanguskan area lahan tebu siap panen," ujar salah satu saksi di lokasi.

​3 Jam Penanganan oleh Tiga Armada Damkar

​Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melokalisasi kobaran api. Petugas bahu-membahu menyemprotkan air ke titik-titik api agar tidak makin meluas ke pemukiman atau area perhutanan lainnya.

​Setelah proses pemadaman intensif selama hampir tiga jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan secara total. Akibat insiden ini, pemilik lahan mengalami kerugian material hingga puluhan juta rupiah lantaran tebu yang tinggal 5 hari panen tersebut hangus tak tersisa.

​Kepolisian Ingatkan Bahaya Bakar Sampah

​Menanggapi kejadian tersebut, pihak Polsek Mantup kembali mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di dekat lahan kering selama musim kemarau atau jelang panen.

​Abaikan terhadap imbauan keselamatan ini tidak hanya memicu bahaya kebakaran skala besar, namun juga mendatangkan kerugian ekonomi yang nyata bagi para petani sekitar.