Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-98: Pemkot Malang Kucurkan Beasiswa dan Support Atlet Paralympc

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

MALANG,( PojokTv.com )-Momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Balai Kota Malang, Rabu (28/10/2026), tidak sekadar diwarnai ikrar keberagaman busana adat nusantara. Pemerintah Kota Malang menegaskan komitmen penguatan kapasitas pemuda melalui pengucuran bantuan pendidikan dan dukungan konkret bagi atlet paralimpik.
Di hadapan peserta upacara, PJ Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan dan masa depan bangsa berada di tangan generasi muda yang berjiwa patriotik, inovatif, dan berdaya saing.
"Pemuda-pemuda saat ini yang akan menggantikan kita di masa depan dan menentukan nasib negara. Kita ingin pemuda terus berkreasi, berinovasi, dan menjaga nasionalisme," ujar Wahyu usai bertindak sebagai inspektur upacara.
Komitmen tersebut direalisasikan lewat serangkaian aksi nyata di lapangan:
- Subsidi Beasiswa Pendidikan: Pemkot Malang menyalurkan bantuan beasiswa Program BRI Peduli (TJSL) senilai total Rp150 juta yang diperuntukkan bagi 300 siswa jenjang SD dan SMP.
- Pelepasan Atlet NPCI: Wali Kota melepas 5 atlet National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kota Malang yang akan berlaga di Kejurda Piala Gubernur Jatim di Mojokerto (30 Oktober–1 November 2026). Mereka adalah Fajar (catur netra) serta Alico, Pandega, Febri, dan Rara (boccia).
- Apresiasi Atlet Berprestasi: Penyerahan penghargaan kepada atlet para-atletik Fahri dan Arzy atas raihan medali di Kejurprov Jatim, serta pengalungan medali secara simbolis kepada Oddi, atlet para-bulu tangkis peraih medali perunggu ASEAN Para Games 2026 Thailand.
Melalui integrasi antara pembentukan karakter, jaminan akses pendidikan, dan pembinaan olahraga difabel, Pemkot Malang memproyeksikan potensi pemuda pelopor sebagai motor penggerak pembangunan daerah secara berkelanjutan.

