LARI DARI KERIBUTAN DI JEMBATAN JAGIR, PEMUDA PEMATANGSIANTAR DITEMUKAN TAK BERNYAWA DI KALI SURABAYA

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

SURABAYA,( PojokTv.com ) -Di balik gemerlapnya metropolit Kota Surabaya, sebuah tragedi kemanusiaan merenggut nyawa seorang pemuda perantau berinisial RB (24), asal Pematangsiantar, Sumatera Utara. Korban yang terjun ke aliran deras Kali Jagir, kawasan Panjang Jiwo, demi menyelamatkan diri dari insiden keributan antar-kendaraan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (31/10/2026).
Insiden ini menyoroti rentannya ruang publik terhadap eskalasi konflik jalanan yang mendadak. Berdasarkan catatan kronologi, korban terpaut dalam situasi darurat ketika dua kendaraan terlibat keributan di atas Jembatan Jagir, memaksa korban mengambil keputusan ekstrem menceburkan diri ke sungai demi menyelamatkan diri sebelum akhirnya dinyatakan hilang.
Pencarian terhadap korban mencerminkan wujud nyata kolaborasi lintas instansi yang masif. Sebanyak 89 personel dari berbagai elemen—mulai dari Kantor SAR Surabaya, BPBD Kota/Provinsi, jajaran TNI-Polri (Polsek Gubeng, Koramil Gubeng, Polsek Tenggilis Mejoyo, Polrestabes Surabaya), Damkar, Satpol PP, hingga organisasi kemanusiaan seperti PMI Surabaya, SAR MTA, Gerpik, dan BDRT—turun tangan bahu-membahu.
Operasi dibagi secara taktis ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU) dengan mengerahkan perahu karet (Landing Craft Rubber / LCR) untuk menyisir liku-liku arus Kali Jagir. Setelah sempat dihentikan sementara pada Jumat sore (30/10) pukul 16.00 WIB untuk evaluasi, operasi dilanjutkan kembali di hari kedua.
Ketekunan tim di lapangan membuahkan hasil pada pukul 05.32 WIB. Korban berhasil ditemukan di koordinat 7°18'28"S 112°46'05"E, berjarak sekitar 800 meter dari titik awal kejadian perkara (LKK).
Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit P. H., S.IP., M.M., yang bertindak selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengonfirmasi kelancaran proses evakuasi yang berfokus pada protokol keselamatan ketat.
"Alhamdulillah, pada hari kedua pelaksanaan operasi SAR, korban berhasil ditemukan... Kami bersyukur proses pencarian dan evakuasi dapat berjalan dengan lancar berkat koordinasi dan sinergi seluruh unsur yang terlibat," ungkap Nanang Sigit.
Pasca-penemuan, jenazah langsung dievakuasi untuk menjalani proses identifikasi forensik oleh tim INAFIS Polda Jawa Timur, sebelum akhirnya dilarikan ke RS Bhayangkara Surabaya guna penanganan medis lanjutan.
Tepat pukul 07.00 WIB, pasca-evakuasi tuntas, Tim SAR Gabungan menggelar debriefing penutup. Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup, dengan seluruh satuan kembali ke pos masing-masing membawa catatan penting mengenai pentingnya mitigasi konflik jalanan serta solidnya solidaritas kemanusiaan di Kota Surabaya.

