Jalur Sempit Ngimbang Kembali Makan Korban, Tiga Kendaraan Terlibat Laka Beruntun

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

LAMONGAN (Pojok TV) – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan kembali terjadi di jalur penghubung antar-kabupaten Ngimbang–Jombang, tepatnya di Desa Girik, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Selasa (20/10/2026). Meskipun kendaraan mengalami kerusakan parah, dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kecelakaan lalu lintas tersebut melibatkan dua unit truk dan satu unit minibus Toyota Avanza. Insiden bermula saat truk bernomor polisi (nopol) S 9124 UW yang dikemudikan Agus Sunarno, warga Magersari, Mojokerto, terpaksa berhenti mendadak lantaran ada truk lain yang mengalami mogok di depannya.
Pada saat bersamaan, tepat di belakang truk tersebut meluncur mobil Toyota Avanza bernopol S 1403 MY yang dikemudikan Aris, warga Sukorame, Lamongan. Pengemudi Avanza sempat menghentikan kendaraannya karena situasi di depannya terhalang.
Nahas, dari arah yang sama di belakang Avanza, melaju truk lain bernopol L 8029 UAC. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan posisi jalan yang menurun serta sempit, pengemudi truk tidak sempat mengerem hingga langsung menghantam bagian belakang Avanza. Benturan keras tersebut membuat minibus Avanza terjepit dan mengalami kerusakan parah di bagian depan dan belakang (remuk).
Petugas Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Lamongan yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi kendaraan, serta mengurai kemacetan lalu lintas.
Warga sekitar menyebutkan bahwa kontur jalan di lokasi kejadian tergolong rawan kecelakaan. Selain kondisi medan yang menanjak dan menurun curam, lebar jalan yang tergolong sempit sering kali memicu kecelakaan lalu lintas jika pengendara kurang waspada atau ada kendala teknis kendaraan di depannya.
Hingga berita ini diturunkan, kasus kecelakaan beruntun tersebut telah ditangani oleh Satlantas Polres Lamongan guna penyelidikan lebih lanjut.

