Gudang Rongsokan 800 Meter Persegi di Bluru Kidul Sidoarjo Terbakar, Diduga Pemicunya Pembakaran Sampah

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
SIDOARJO,(PojokTv.com)-Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan barang bekas atau rongsokan di Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (2/11/2026) pagi.
Kobaran api sempat membesar dan mengancam bangunan serta permukiman warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Humas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Sidoarjo Moh Faexlazim mengatakan, laporan mengenai peristiwa tersebut diterima petugas piket sekitar pukul 05.14 WIB dari warga setempat.
"Merespons laporan tersebut, petugas langsung menerjunkan personel dari Regu 1 PMK Unit Kota dan Regu 1 PMK Unit Buduran dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran," kata Faexlazim saat dikonfirmasi, Senin.
Penyekatan Meluasnya Api
Tiba di lokasi kejadian, petugas Damkarmat Sidoarjo langsung melakukan pemadaman sekaligus penyekatan jalur api. Langkah ini diambil untuk mencegah kobaran api merembet ke area permukiman warga di sekeliling gudang seluas kurang lebih 800 meter persegi tersebut.
Setelah kobaran api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses penyiraman atau pembasahan di seluruh tumpukan material rongsokan.
"Proses pemadaman hingga pendinginan tuntas sekitar pukul 07.30 WIB. Langkah pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran susulan," ujar Faexlazim.
Korban dan Dugaan Penyebab Kebakaran
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden kebakaran ini. Nilai kerugian materiil akibat amukan si jago merah masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang.
Berdasarkan hasil asesmen awal di lokasi kejadian, peristiwa tersebut diduga kuat terpicu oleh aktivitas pembakaran sampah di area sekitar gudang rongsokan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penanganan dan pendalaman lebih lanjut.
Atas kejadian ini, BPBD Damkarmat Sidoarjo mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak membakar sampah secara sembarangan.
"Masyarakat diminta tidak membakar sampah di dekat lokasi penyimpanan barang bekas atau area yang menyimpan banyak material mudah terbakar. Langkah pencegahan ini penting untuk menghindari risiko kebakaran yang dapat mengancam keselamatan serta kerugian harta benda," tutur Faexlazim.


