PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Pemerintahan/Detail Berita

DRAMA KOLOSAL KEDAULATAN PANGAN SEMARAKKAN UPACARA HUT KE-81 RI DI GEDUNG GRAHADI

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Mujianto PrimadiSenin, 17 Agustus 2026 | 08:09 WIB70 kali dibaca

Tarian Kolosal Kedaulatan Pangan Warnai Upacara HUT ke-81 RI di Gedung Grahadi

SURABAYA (pojoktv.com)- Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung khidmat di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (17/8/2026). Mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", peringatan tahun ini menyematkan pesan strategis mengenai kedaulatan pangan Jawa Timur melalui pergelaran drama kolosal yang memukau ribuan hadirin.

​Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bertindak sebagai Inspektur Upacara dengan mengenakan busana adat bernuansa merah putih. Jajaran undangan dan peserta upacara turut mengenakan ragam pakaian adat daerah sebagai simbol kebinekaan bangsa.

​Atraksi Budaya dan Drama Kolosal Pangan

​Rangkaian acara diawali oleh aksi Marching Band Gita Swara Nala dari SMAN Taruna Nala yang melibatkan 187 personel. Suasana semakin semarak saat 235 penari menyajikan drama kolosal bertema "Kedaulatan Pangan Jawa Timur".

​Drama panggung tersebut menggambarkan perjuangan, kebersamaan, dan rasa syukur para penghasil pangan lokal. Pada puncaknya, para pemeran menyerahkan secara simbolis hasil panen bumi Jawa Timur kepada 24 tamu undangan VIP sebagai bentuk penghormatan atas ketahanan pangan daerah.

​Penampilan musik dari Desvita, siswi Sekolah Rakyat Banyuwangi, bersama paduan suara gabungan mahasiswa dan siswa yang membawakan lagu "Bendera" serta "Kebyar-Kebyar" makin menambah keharuan prosesi pra-upacara.

Komitmen Ketahanan Pangan Nasional

​Prosesi pengibaran bendera dipimpin oleh Komandan Upacara Letkol Inf. Imam Adiyanto (Komandan Yonif 500/Sikatan Kodam V/Brawijaya). Gubernur Khofifah menyerahkan Sang Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan diiringi penghormatan penuh seluruh peserta.

​Dalam amanatnya, Khofifah menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini merupakan panggilan aksi nyata untuk menjaga kemandirian bangsa.

​"Tema besar Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur adalah komitmen bersama. Ini wujud sinergi para nelayan, petani, peternak, serta dukungan TNI-Polri dalam menjaga ketahanan pangan," ujar Khofifah.

​Ia juga menyoroti capaian Jawa Timur sebagai produsen komoditas pangan utama nasional, mulai dari padi, beras, jagung, telur, hingga daging sapi.

Simbol Kebhinekaan

​Upacara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Jatim, jajaran Forkopimda (Pangdam V/Brawijaya, Kapolda Jatim, Kajati Jatim, Ketua DPRD Jatim), konsul negara sahabat, rektor, tokoh agama, veteran, hingga 2.000 warga umum. Kehadiran perwakilan masyarakat adat seperti Suku Tengger, Samin, Ponoragan, Bawean, Madura, dan Osing mempertegas semangat persatuan di Jawa Timur.

​Seusai upacara di Grahadi, Gubernur Khofifah beserta seluruh jajaran melanjutkan agenda dengan menyaksikan siaran langsung Peringatan Detik-Detik Proklamasi dari Istana Negara Jakarta secara virtual.