PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Peristiwa/Detail Berita

DIDUGA DEPRESI AKIBAT ORANG TUA BERCERAI, REMAJA 15 TAHUN DI PAKISAJI MALANG TERTABRAK KERETA API

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Iwan SaidRabu, 26 Agustus 2026 | 05:25 WIB93 kali dibaca

EVAKUASI REMAJA TERTABRAK KERETA API DI KEBONAGUNG-PAKISAJI-MALANG

MALANG (pojoktv.com) - Seorang anak laki-laki berusia sekitar 15 tahun tanpa identitas ditemukan tergeletak parah di pinggir sawah dekat perlintasan kereta api Dusun Karangsono, Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, pada Rabu (26/8/2026) pagi.

​Korban diduga mengalami depresi usai kedua orang tuanya bercerai dan nekat berjalan di sekitar jalur rel hingga tertabrak Kereta Api Malabar jurusan Malang–Bandung di KM 57.3. akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat di bagian kepala, tangan, dan kaki.

​Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbyanto, menjelaskan bahwa insiden ini pertama kali dilaporkan oleh masinis Kereta Api Malabar yang merasa menabrak seseorang di kawasan Desa Kebonagung.

​"Mendapat laporan dari masinis, anggota jajaran Polsek Pakisaji langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Korban selanjutnya dievakuasi ke Kamar Jenazah RSUD Kanjuruhan Kepanjen," ujar AKP Sunarko Rusbyanto.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, remaja malang tersebut diduga kebingungan mencari keberadaan orang tuanya yang telah berpisah. Informasi sementara menyebutkan salah satu orang tuanya berdomisili di Kota Malang, sementara yang lain berada di wilayah Ngajum.

​Hingga saat ini, pihak kepolisian bersama relawan PMI Kabupaten Malang masih terus berupaya melacak keberadaan keluarga maupun orang tua korban. Sementara itu, jenazah korban masih berada di RSUD Kanjuruhan Kepanjen untuk menjalani proses visum et repertum sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.