PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Pendidikan/Detail Berita

HARMONI CANDRASENA 64: PADUAN EDUKASI, EMPATI, DAN EUFORIA DI PUNCAK RAJA BRAWIJAYA 2026

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Evan SwardanaSenin, 31 Agustus 2026 | 12:28 WIB217 kali dibaca

MALANG, PojokTV.com— Orientasi mahasiswa baru sering kali terjebak dalam format usang yang kaku. Namun, Universitas Brawijaya (UB) sukses meredefinisi tradisi tersebut. Melalui rangkaian penutupan Open House Raja Brawijaya 2026 yang digelar pada 29–30 Agustus lalu, ribuan mahasiswa baru angkatan Candrasena 64 disuguhkan pengalaman orientasi yang memadukan kedalaman nilai moral dan gegap gempita perayaan.

Refleksi Karakter dan Doa Bersama

Hari pertama, Sabtu (29/8/2026), Lapangan Rektorat UB menjadi saksi bisu kekompakan ribuan jas almamater yang membentuk formasi pesan mendalam, salah satunya bertuliskan "For A Better Tomorrow". Formasi epik ini disajikan bersamaan dengan syahdunya alunan tembang Jawa Lelo Ledung, memantik rasa haru sekaligus menjadi pengingat akan keikhlasan dalam menuntut ilmu.

Suasana khidmat selebrasi #PrayForIndonesia sebagai bentuk simpati sivitas akademika UB terhadap rentetan bencana alam di Tanah Air.

Menurut Ketua Pelaksana, Daffa Yasa Pratama, acara ini membawa misi yang lebih besar dari sekadar selebrasi penyambutan. Pesan visual "For A Better Tomorrow" tersebut selaras dengan komitmen kampus untuk mencetak mental pemimpin masa depan (We Are The Future Leaders) menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu, UB juga mengajak seluruh sivitas akademika mengheningkan cipta melalui gerakan #PrayForIndonesia. Ini merupakan bentuk empati konkret atas berbagai musibah yang sedang melanda negeri.

Di sisi lain, kebebasan berekspresi mahasiswa juga dijamin penuh oleh pihak rektorat. Wakil Rektor III UB, Dr. Setiawan Noerdajasakti, menegaskan komitmen kampus dalam menyediakan wadah bagi setiap minat mahasiswa. Ia mengimbau agar proses perkuliahan dijalani dengan rasa bahagia, bukan sebagai beban.

Panggung Hiburan Pecah di Ujung Senja

Beralih ke hari Minggu (30/8/2026), atmosfer kampus berubah 180 derajat. Usai seharian mengeksplorasi pameran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan memadati tenda-tenda UMKM, antusiasme Candrasena 64 memuncak menjelang sore.

Grup musik pop asal Malang, Coldiac, sukses memanaskan antusiasme mahasiswa baru lewat lagu andalan mereka.

Grup musik lokal yang tengah naik daun, Coldiac, mengambil alih panggung dan langsung menyengat energi penonton. Sang vokalis, Sambadha, bahkan mengakui bahwa lagu Beautiful Day dan Eksplorasi yang mereka bawakan merupakan cerminan paling pas untuk menggambarkan semangat menyala para mahasiswa baru sore itu.

Tidak berhenti di situ, malam penutupan semakin meriah saat lantunan retro ala Diskoria berkolaborasi dengan Neida Aleida bergema di tengah lapangan. Belasan ribu pasang mata bernyanyi dan melompat bersama menikmati deretan hits seperti Balada Insan Muda, Serenata Jiwa Lara, hingga Pelangi.

Antusiasme ribuan mahasiswa baru Universitas Brawijaya yang memadati Lapangan Rektorat pada sore hari saat menikmati kemeriahan penutupan Raja Brawijaya 2026. (Foto: Dok. Pojok TV)

Raja Brawijaya 2026 sukses membuktikan bahwa penyambutan mahasiswa baru bisa menjadi rumah yang inklusif—tempat di mana empati sosial, pendidikan karakter, dan panggung seni dapat menyatu dengan sempurna.