PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Pemerintahan/Detail Berita

CEGAH PERUNDUNGAN SEJAK DINI, PEMKOT SURABAYA DEKAP ERAT PERAN ORANG TUA DAN GURU

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Sugiantoro•Senin, 2 November 2026 | 10:09 WIB•66 kali dibaca

​SURABAYA,(PojokTv.com)– Menangkal aksi perundungan (bullying) di lingkungan sekolah tidak bisa hanya mengandalkan aturan di atas kertas. Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan mengambil langkah konkret dengan memperketat jaringan komunikasi antara guru dan orang tua murid jenjang SD hingga SMP.

​Strategi ini menempatkan kolaborasi orang tua dan tenaga pendidik sebagai garda terdepan untuk mendeteksi dini setiap perubahan emosional maupun perilaku anak. Untuk memperkuat benteng pencegahan ini, Dinas Pendidikan Surabaya menerjunkan 3.856 guru kelas dan 283 guru Bimbingan Konseling (BK) guna memantau dinamika siswa sehari-hari.

​Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati menegaskan bahwa pola pengawasan anak tidak boleh dibebankan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Komunikasi antara guru dan wali murid harus terjalin aktif dan intensif tanpa perlu menunggu momentum pembagian rapor.

​"Kalau ada perubahan perilaku anak, jangan menunggu sampai pembagian rapor. Guru kelas maupun guru BK bisa segera berkomunikasi dengan orang tua melalui telepon, pesan singkat, atau bertemu langsung. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa lebih cepat memahami situasi dan menentukan langkah pendampingan yang tepat," ujar Febrina, Senin (2/11/2026).

​Selain komunikasi intensif, penguatan karakter siswa digenjot lewat program Sekolahe Arek Suroboyo. Melalui program ini, anak-anak dibiasakan mengelola emosi, menghargai perbedaan, serta menyelesaikan konflik tanpa mengandalkan kekerasan.

​Pendampingan ekstra ditekankan pada jenjang SD yang menjadi fase krusial tumbuh kembang emosional anak. Kolaborasi rapat antara rumah dan sekolah diharapkan mampu menciptakan ruang belajar yang aman dan ramah bagi seluruh peserta didik di Surabaya.