AMBULANS SILIH BERGANTI EVAKUASI 112 SANTRI DIDUGA KERACUNAN MBG DI SIDOARJO, IGD RSUD NOTOPURO DIPADATI WALI SANTRI

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

SIDOARJO (pojoktv.com) – Sebanyak 112 santri Yayasan Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mendapatkan penanganan medis intensif di RSUD Notopuro dan Rumah Sakit Delta Surya Sidoarjo pada Selasa (1/9/2026) malam.
Puluhan unit ambulans terlihat silih berganti mengevakuasi para santri yang mengalami gejala dugaan keracunan dari area pondok pesantren menuju rumah sakit untuk segera mendapatkan penanganan medis.
Agus, salah satu orang tua santri, mengungkapkan bahwa informasi mengenai peristiwa ini beredar luas melalui grup percakapan WhatsApp para wali santri.
"Informasi awal berasal dari grup WhatsApp yang menyebutkan anak-anak keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Sontak para orang tua bingung dan cemas, ada yang langsung menuju RSUD Notopuro dan ada pula yang mendatangi pondok pesantren," ujar Agus.
Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Notopuro dipadati oleh para orang tua santri yang ingin memastikan kondisi keselamatan putra-putri mereka.
Mendapat laporan kejadian tersebut,Bupati Sidoarjo, Subandi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung meninjau lokasi penanganan di IGD untuk memantau kondisi para santri terdampak.

