PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Peristiwa/Detail Berita

Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Bondoyudo Cari Nenek 79 Tahun yang Hilang Misterius

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Jhon Kandar•Kamis, 1 Oktober 2026 | 10:55 WIB•115 kali dibaca

LUMAJANG,(PojokTv.com)-Seorang nenek berusia 79 tahun dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Bondoyudo, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang. Hingga saat ini, Tim SAR Gabungan masih terus mengupayakan pencarian di sepanjang aliran sungai.

​Korban diketahui bernama Asni, warga Dusun Kebonsari, Desa Yosowilangun Kidul. Laporan hilangnya korban diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi dari TRC BPBD Lumajang pada Rabu (30/9/2026) sore sekitar pukul 18.09 WIB.

​Peristiwa ini bermula saat korban keluar dari rumah tanpa pamit kepada keluarga sekitar pukul 07.30 WIB. Seorang tetangga sempat melihat keberadaan korban di area permakaman dekat tepian Sungai Bondoyudo.

​Kecurigaan keluarga bertambah ketika korban tak kunjung kembali hingga sore hari. Sekitar pukul 15.25 WIB, warga setempat menemukan barang-barang milik Asni berupa sandal, sarung, dan kerudung tertinggal di pinggir sungai.

​Warga sempat menyisir kawasan tepian sungai secara mandiri hingga pukul 17.20 WIB. Namun, upaya tersebut tak membuahkan hasil hingga akhirnya diputuskan untuk meminta bantuan tim pencari.

​Merespons laporan tersebut, Pos SAR Jember langsung menerjunkan lima personel penolong menuju lokasi dengan membawa armada Rescue Car, perahu karet (rubber boat), alat selam/air (water rescue), peralatan medis, dan sarana komunikasi.

​Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengonfirmasi bahwa operasi pencarian di lapangan langsung diorkestrasi tak lama setelah tim tiba di lokasi.

​"Tim Rescue Pos SAR Jember bersama unsur SAR lainnya melakukan pencarian sesuai dengan kondisi di lapangan, termasuk penyisiran di sepanjang aliran sungai dan lokasi yang dinilai berpotensi menjadi titik keberadaan korban," ujar Oka.

​Operasi SAR ini melibatkan sinergi lintas unsur, di antaranya BPBD Kabupaten Lumajang, Babinsa, Bhabinkamtibmas Yosowilangun, Pemerintah Desa Yosowilangun Kidul, Bankom 737 Yosowilangun, serta masyarakat setempat.

​