Tegur Anak TNI Tak Pakai Kaos Kaki, Kepsek MI di Lamongan Malah Dianiaya

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
Tak Terima Anaknya Ditegur, Oknum TNI Diduga Aniaya Kepala Sekolah MI di Lamongan
LAMONGAN,(PojokTv.com) – Dugaan kasus penganiayaan yang menimpa Kyai Haji Munir Thowil, Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Khoiriyah, Desa Meliwis, Kecamatan Glagah, Lamongan, terus berlanjut. Minggu (18/10/2026), Munir dipanggil ke Kantor PCNU Lamongan untuk penandatanganan berkas pendampingan hukum oleh LBH PCNU.
Peristiwa ini bermula saat Munir menegur seorang siswa yang tidak memakai kaos kaki di sekolah. Siswa tersebut diketahui merupakan anak dari seorang anggota TNI AD.
Tidak terima atas teguran tersebut, orang tua siswa diduga menuduh Munir telah melakukan penganiayaan terhadap anaknya. Orang tua murid tersebut kemudian diduga balik melakukan penganiayaan terhadap Munir.
Kasus dugaan penganiayaan ini kini telah dilaporkan ke Subdenpom V/2-3 Lamongan.
Adik korban, Maghfiroh, membenarkan bahwa kakaknya kini mendapatkan pendampingan hukum resmi dari LBH PCNU Lamongan untuk menghadapi tuduhan serta proses hukum yang berjalan.
Sementara itu, Ketua PCNU Lamongan, Gus Syahrul, menegaskan komitmennya untuk mendampingi warga atau tokoh NU yang sedang menghadapi permasalahan hukum maupun musibah, termasuk kasus yang dialami Kepala MI Al-Khoiriyah tersebut.

