Subandi Tepis Isu Merapat ke PSI: “Keluarga Kami Keluarga PKB, Jangan Bikin Hoaks!”

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
SIDOARJO (pojoktv.com) – Bupati Sidoarjo, Subandi, S.H., M.Kn., akhirnya angkat bicara menanggapi derasnya rumor yang menyebut dirinya bakal merapat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Dengan tegas, Subandi membantah isu tersebut dan melabelinya sebagai kabar bohong (hoaks) yang sengaja dihembuskan tanpa dasar yang jelas.
Pernyataan resmi ini disampaikan Subandi pada Jumat (25/9) untuk meluruskan dinamika politik yang berkembang di tengah masyarakat Sidoarjo.
"Sampai hari ini keluarga kita adalah keluarga PKB. Anak kita PKB. Setelah dari PKB, hari ini kita belum berpartai dulu," ujar Subandi dengan lugas.
Mantan Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo ini menegaskan bahwa ikatan emosional dan sejarah politik keluarganya dengan PKB sangat kuat. PKB merupakan kendaraan politik yang telah mengantarkan dirinya duduk di kursi Wakil Bupati, sekaligus melapangkan jalan bagi istri dan anak-anaknya menjadi anggota DPR.
Oleh karena itu, alih-alih berpindah haluan ke partai lain, Subandi memilih fokus mendukung penuh karier politik anak dan istrinya di PKB.
"Anak-anak PKB, yang didukung (ngewangi) anak dan istri saya lah. Kalau didukung, masa mendampingi orang lain," selorohnya dengan gaya khas.
Terkait desas-desus yang mengaitkan namanya dengan PSI, Subandi mengaku heran dan meminta pihak-pihak tertentu untuk menghentikan spekulasi liar serta rekayasa isu yang menyesatkan publik.
"Jangan bikin buat-buat (isu) ya. Kok ada PSI, ada apa, jangan gitu lah. Pak Hoaks itu jangan selalu seperti itu ya. Silakan yang ingin ke PSI silakan, tidak usah Bupati didorong-dorong," tegas Subandi.
Sebagai figur yang kenyang pengalaman di panggung politik daerah, Subandi menekankan pentingnya etika berorganisasi. Ia mengaku sama sekali belum pernah membina komunikasi dengan jajaran pengurus PSI.
"Kita itu pejabat politik, sudah pernah memegang sebagai ketua partai dan lain-lain. Kok kita sendiri belum pernah komunikasi sama PSI, kok dibilang sama PSI. Kan juga lucu, ketuanya siapa saya tidak paham juga. Lucu, kan?" pungkasnya.

