Sempat Hilang Tiga Hari, ABK KM Khatulistiwa 8 Ditemukan Meninggal di Perairan Tuban

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
TUBAN,(PojokTv.com)-Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Khatulistiwa 8 yang sempat dilaporkan hilang di Perairan Utara Kabupaten Tuban. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian.
Korban teridentifikasi bernama Mayan P. (39), pria asal Maluku. Jenazah korban ditemukan pada Sabtu siang sekitar pukul 13.26 WIB oleh tim Rigid Buoyancy Boat (RBB) Basarnas, berjarak sekitar 2 mil laut dari titik perkiraan tenggelamnya kapal.
Dilarikan ke RSUD Dr. R. Koesma Tuban
Usai ditemukan, tim gabungan langsung mengevakuasi jenazah korban menuju Pelabuhan Semilir, Tuban, sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Dr. R. Koesma Tuban untuk proses penanganan lebih lanjut.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Nanang Sigit P. H., membenarkan penemuan jasad ABK tersebut.
"Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak kepolisian dan manajemen RSUD pada pukul 14.15 WIB," ujar Nanang dalam keterangannya.
Kronologi Kejadian: 16 ABK Selamat, 1 Meninggal
Peristiwa naas ini bermula saat kapal kargo KM Khatulistiwa 8 dilaporkan mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam di perairan utara Tuban pada Rabu (07/10) malam.
Kapal tersebut mengangkut total 17 orang ABK. Sebanyak 16 ABK beruntung dapat diselamatkan oleh kapal-kapal yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian, sementara Mayan P. dinyatakan hilang dan terseret arus.
Operasi SAR Resmi Ditutup
Operasi pencarian skala besar ini melibatkan sinergi berbagai unsur, di antaranya:
- Kantor SAR Surabaya (Unit Siaga SAR Lamongan)
- Polairud Polres Tuban & Polairud BKO Polda Jatim
- BPBD Kabupaten Tuban
- KSOP Tanjung Pakis & KPLP Lamongan
- PT Semen Gresik, Perusahaan Kapal KM Khatulistiwa 8, serta SAR MTA
Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian dan pertolongan secara resmi dinyatakan berakhir.
"Operasi SAR dihentikan setelah korban ditemukan. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing dengan ucapan terima kasih," pungkas Nanang.


