Ngeri, Pedagang Es Kelapa Muda di Waru Dibacok Terduga ODGJ, Korban Sempat Duel Rebut Celurit

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
SIDOARJO,(PojokTv.com) -Aksi penganiayaan berdarah menggemparkan warga kawasan Desa Wadungasri, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Kamis (22/10) pagi. Seorang pedagang es kelapa muda bernama Purnomo (56) bersimbah darah setelah disabet celurit oleh pria misterius yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Peristiwa menegangkan tersebut terjadi tepat di depan bengkel Aji Motor, Jalan Raya Wadungasri, Waru, Sidoarjo, sekitar pukul 05.00 WIB.
Niat Baik Berujung Petaka
Peristiwa bermula saat Purnomo yang menyiagakan warung es kelapa mudanya selama 24 jam melihat seorang pria tak dikenal (Mr. X) duduk di kursi bengkel samping lapaknya dengan gerak-gerik mencurigakan.
Niat hati hendak menyapa ramah dan mempersilakannya beristirahat, korban justru mendapat respons mengejutkan. Mr. X mengaku baru saja ditegur orang lain dan secara mendadak bernada mengancam bahwa dirinya membawa senjata tajam.
Tanpa aba-aba, pelaku langsung mencabut sebilah celurit dari dalam tas kain yang dibawanya.
Sempat Duel Sengit Rebut Celurit
Refleks melihat bahaya mengintai, korban berusaha menahan tangan pelaku. Namun, lantaran kondisi fisik Purnomo sedang tidak fit akibat sakit, ia kalah tenaga hingga tersungkur dan diduduki oleh pelaku.
Dalam posisi terdesak di bawah, pelaku brutal menyabetkan celurit hingga mengenai pipi kanan dan dagu kanan korban.
Tak mau pasrah, Purnomo mengerahkan sisa tenaganya untuk merebut celurit dari genggaman pelaku. Begitu senjata berhasil dikuasai, korban balik membalas menyabetkan celurit ke arah kepala pelaku hingga membuat Mr. X tergeletak lemas di tempat.
Warga Gempar, Polsek Waru Evakuasi Korban
Kejadian berdarah di pagi hari itu mendadak membuat warga sekitar gempar. Saksi di lokasi bersama istri korban (Hamidah) langsung bergegas meminta pertolongan dan menghubungi pihak berwajib.
Menerima laporan warga, anggota Polsek Waru langsung meluncur cepat mendatangi lokasi kejadian (TKP) untuk mengamankan situasi. Petugas kepolisian bersama saksi langsung dengan sigap mengevakuasi korban ke RS Royal Surabaya guna mendapatkan penanganan medis darurat.
Saat ini, insiden pembacokan tersebut sudah ditangani oleh jajaran Polsek Waru untuk proses penyelidikan lebih lanjut.


