PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Peristiwa/Detail Berita

LPG Bocor Hanguskan Kos Kayu di Sidoarjo: 3 Motor, Rombong Dagangan, dan Uang Puluhan Juta Ludes

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Mujianto Primadi•Senin, 19 Oktober 2026 | 04:41 WIB•162 kali dibaca

Kebocoran LPG Hanguskan Kos Kayu di Gajah Magersari Sidoarjo, 3 Motor dan Uang Tunai Puluhan Juta Rupiah Hangus Terbakar

​SIDOARJO,(PojokTv.com) – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan rumah kos kayu di Desa Gajah Magersari RT 11 RW 04, Sidoarjo, Minggu (18/10/2026) siang. Diduga kuat, kobaran api dipicu oleh kebocoran tabung gas LPG.

​Laporan diterima petugas Pemadam Kebakaran (PMK) sekitar pukul 11.47 WIB. Rumah kos milik Bu Harmuni yang dihuni oleh 8 jiwa tersebut hangus dalam waktu singkat akibat material bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu.

​Bangunan Kayu dan Angin Kencang Picu Api Cepat Membesar

​Saksi mata di lokasi kejadian, Anshori, menuturkan bahwa api membumbung tinggi hanya dalam hitungan belasan menit. Saat kejadian, sebagian besar penghuni kos—yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang makanan keliling di Alun-Alun Sidoarjo—sedang tidak berada di tempat karena mudik ke Lamongan.

​"Tau-tau api sudah besar. Bangunannya dari kayu (gedek), anginnya juga kencang, jadi tidak sampai 15 menit api sudah melalap bangunan," kata Anshori di lokasi kejadian.

​Selain bangunan kos pangkas/petakan yang ludes, sejumlah aset milik penghuni dan pemilik rumah ikut hangus terbakar, di antaranya:

  • ​3 unit sepeda motor
  • ​3 unit rombong pedagang keliling
  • ​Uang tunai milik pemilik rumah senilai puluhan juta rupiah yang tersimpan di dalam rumah

​Penanganan Cepat PMK Cegah Kebakaran Meluas

​Satu unit mobil pemadam dari Pos Unit Kota dikerahkan ke lokasi, dibantu 1 unit mobil tangki air BPBD Kabupaten Sidoarjo untuk melokalisasi api. Pasalnya, kobaran api sempat menyambar bagian samping rumah tetangga di sekitarnya.

​"Kalau PMK telat 10 menit saja, rumah sebelah-sebelahnya ini mungkin sudah habis terbakar," tambah Anshori.

​Petugas berhasil menguasai keadaan hingga proses pendinginan selesai total pada pukul 13.16 WIB.

​Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pihak berwenang mengimbau warga untuk selalu memeriksa kelayakan regulator dan selang gas LPG secara berkala guna mengantisipasi bahaya kebakaran.