LPG Bocor Hanguskan Kos Kayu di Sidoarjo: 3 Motor, Rombong Dagangan, dan Uang Puluhan Juta Ludes

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
Kebocoran LPG Hanguskan Kos Kayu di Gajah Magersari Sidoarjo, 3 Motor dan Uang Tunai Puluhan Juta Rupiah Hangus Terbakar
SIDOARJO,(PojokTv.com) – Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan rumah kos kayu di Desa Gajah Magersari RT 11 RW 04, Sidoarjo, Minggu (18/10/2026) siang. Diduga kuat, kobaran api dipicu oleh kebocoran tabung gas LPG.
Laporan diterima petugas Pemadam Kebakaran (PMK) sekitar pukul 11.47 WIB. Rumah kos milik Bu Harmuni yang dihuni oleh 8 jiwa tersebut hangus dalam waktu singkat akibat material bangunan yang mayoritas terbuat dari kayu.
Bangunan Kayu dan Angin Kencang Picu Api Cepat Membesar
Saksi mata di lokasi kejadian, Anshori, menuturkan bahwa api membumbung tinggi hanya dalam hitungan belasan menit. Saat kejadian, sebagian besar penghuni kos—yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang makanan keliling di Alun-Alun Sidoarjo—sedang tidak berada di tempat karena mudik ke Lamongan.
"Tau-tau api sudah besar. Bangunannya dari kayu (gedek), anginnya juga kencang, jadi tidak sampai 15 menit api sudah melalap bangunan," kata Anshori di lokasi kejadian.
Selain bangunan kos pangkas/petakan yang ludes, sejumlah aset milik penghuni dan pemilik rumah ikut hangus terbakar, di antaranya:
- 3 unit sepeda motor
- 3 unit rombong pedagang keliling
- Uang tunai milik pemilik rumah senilai puluhan juta rupiah yang tersimpan di dalam rumah
Penanganan Cepat PMK Cegah Kebakaran Meluas
Satu unit mobil pemadam dari Pos Unit Kota dikerahkan ke lokasi, dibantu 1 unit mobil tangki air BPBD Kabupaten Sidoarjo untuk melokalisasi api. Pasalnya, kobaran api sempat menyambar bagian samping rumah tetangga di sekitarnya.
"Kalau PMK telat 10 menit saja, rumah sebelah-sebelahnya ini mungkin sudah habis terbakar," tambah Anshori.
Petugas berhasil menguasai keadaan hingga proses pendinginan selesai total pada pukul 13.16 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pihak berwenang mengimbau warga untuk selalu memeriksa kelayakan regulator dan selang gas LPG secara berkala guna mengantisipasi bahaya kebakaran.


