PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Pemerintahan/Detail Berita

KISAH PILU NURYANTO SOPIR ASAL SIDOARJO, TERBELIT UTANG DEMI OBATI ISTRI DAN DUA ANAK ODGJ

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Mujianto PrimadiSelasa, 11 Agustus 2026 | 05:51 WIB115 kali dibaca

Kepala Desa Wonokasian Wonoayu, bersama Nuryanto mengambil istri dan anaknya dari rumah Pak Purnomo, Lamongan

Sidoarjo,Pojoktv.com– Beban berat harus dipikul Nuryanto, warga Dusun Kresen, Desa Wonokasian,Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai sopir dengan penghasilan tak tentu ini harus berjuang merawat istri,Maria Ulfa dan kedua anak laki-lakinya,Sulton dan Rifai yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

​Kisah pilu ini bermula hampir 20 tahun lalu saat anak pertama Nuryanto mulai mengalami depresi. Berbagai upaya pengobatan telah ditempuh, mulai dari Rumah Sakit Menur hingga Liponsos. Duka sang sopir kian membuncah ketika dalam setahun terakhir, sang istri dan anak keduanya ikut mengalami gangguan jiwa hingga sempat berjalan linglung di tengah jalan raya.

​Demi kesembuhan keluarganya, Nuryanto nekat membawa ketiganya berobat ke yayasan milik Pak Purnomo di Lamongan dengan harapan mendapat pengobatan gratis seperti di media sosial. Namun, ia justru dihadapkan pada biaya jutaan rupiah per bulan. Demi keselamatan istri dan anaknya, Nuryanto terpaksa meminjam uang Rp8 juta ke kerabatnya untuk membayar biaya awal.

​Mendengar kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Kecamatan Wonoayu, Dinas Sosial, dan Baznas Sidoarjo langsung bergerak cepat. Pemkab Sidoarjo mengambil alih penanganan medis ketiganya untuk dirawat secara gratis di Rumah Sakit Anwar Medika.

​Camat Wonoayu, Dra. Anwar, menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan kini ditanggung Pemkab Sidoarjo. Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Sidoarjo, Ilham, turun langsung menyerahkan bantuan tunai sebesar Rp3 juta untuk melunasi pinjaman Nuryanto. Langkah ini diambil agar Nuryanto yang berprofesi sebagai sopir tidak terbebani utang dan bisa bekerja dengan tenang.

​Kini Nuryanto bernapas lega. Seluruh biaya pengobatan keluarganya telah dijamin gratis oleh Pemkab Sidoarjo, sehingga ia dapat kembali fokus mencari nafkah.