PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Pemerintahan/Detail Berita

Gandeng Pemkab Sidoarjo, Wamenkes dan Wamendagri Dorong Deklarasi Desa Bebas TB

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Mujianto Primadi•Selasa, 29 September 2026 | 11:15 WIB•127 kali dibaca

Kunjungan Kerja ke Sidoarjo, Wamenkes dan Wamendagri Tinjau Fasilitas Kesehatan hingga Apresiasi Deklarasi Desa Bebas TB

​SIDOARJO, (pojoktv.com)-Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M. melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (29/09/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung penanganan dan efektivitas layanan penanggulangan tuberkulosis (TB) di tingkat daerah.

​Dalam kegiatan tersebut, rombongan Wamenkes dan Wamendagri didampingi langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana, Ketua DPRD,Abdilah Nasiq dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes. beserta jajaran terkait.

​Rangkaian kunjungan diawali dengan meninjau Rumah Sakit Umum (RSU) Notopuro Sidoarjo. Kedua wamen beserta jajaran pendamping mengecek kesiapan fasilitas medis, ruang isolasi, hingga laboratorium pemeriksaan mikrobiologi yang mendukung efektivitas penegakan diagnosis serta pengobatan pasien TB.

​Usai dari RSU Notopuro, rombongan bergerak meninjau Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berada di Sidoarjo. Kunjungan ke Liponsos ini ditujukan untuk memastikan cakupan deteksi dini (screening) serta tracing TB menyasar kelompok masyarakat rentan secara merata.

​“Kami datang untuk memastikan strategi pemberantasan TB nasional berjalan optimal di lapangan. Kemenkes terus melakukan pemeriksaan dan tracing masif, namun kunci utamanya adalah kolaborasi. Penanganan TB tidak bisa berdiri sendiri, harus didukung penuh oleh jajaran pemerintah daerah hingga ke tingkat desa dan kelurahan,” ujar Wamenkes dr. Benjamin.

​Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes. memaparkan kesiapan dan komitmen jajaran kesehatan di daerah dalam menyukseskan eliminasi TB.

​“Dinas Kesehatan Sidoarjo terus memperkuat layanan TB secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Kami mengoptimalkan fungsi Puskesmas dan fasilitas kesehatan untuk screening aktif, pelacakan kontak erat (tracing), hingga pendampingan pengobatan tuntas bagi pasien TB. Sinergi lintas sektor di tingkat tapak menjadi kunci agar rantai penularan dapat terputus,” terang dr. Lakhsmie secara singkat.

​Agenda dilanjutkan menuju Pendopo Kabupaten Sidoarjo. Di lokasi ini, Wamenkes dan Wamendagri bersama Wakil Bupati Mimik Idayana serta Kadinkes dr. Lakhsmie menyaksikan langsung momen pembacaan deklarasi komitmen perangi virus TB yang dibawakan oleh perwakilan kepala desa se-Kabupaten Sidoarjo. Deklarasi tersebut menjadi simbol penguatan peran pemerintah desa dalam mendukung gerakan eliminasi TB berbasis komunitas.

​Sementara itu, Wamendagri Dr. Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya penguatan struktur pemerintahan daerah hingga tingkat tapak dalam menyukseskan program nasional ini. Sinergi antara fasilitas kesehatan, dinas terkait, serta jajaran kecamatan dan desa menjadi fondasi utama agar pelacakan kasus TB dapat dilakukan secara cepat dan tuntas.

​Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah pusat dalam mempercepat pencapaian target eliminasi TB nasional, melalui integrasi layanan kesehatan penunjang dan aksi nyata dari lini pemerintahan daerah.