Ditantang Duel Lewat Medsos, Pemuda di Lamongan Ditebas Celurit: 5 Pelaku Ditangkap

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
LAMONGAN,(PojokTv.com)– Tim Satreskrim Polres Lamongan berhasil membekuk lima pemuda yang diduga menjadi pelaku pembacokan terhadapseorang remaja di persimpangan Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Seluruh pelaku diamankan di rumah mereka masing-masing beserta barang bukti senjata tajam.
Korban diketahui bernama Zubair Samsul Assaad Arifin (17), warga Kecamatan Pucuk. Akibat sabetan celurit, korban mengalami luka parah dan kini harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Muhammadiyah Intan Medical, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi.
Kelima pelaku yang rata-rata masih berstatus pelajar tersebut masing-masing berinisial:
- SP (17), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Sukodadi (eksekutor/pembawa celurit)
- AAA (18), warga Desa Pandanan, Kecamatan Sugio
- DSP (19), warga Desa Wangunrejo, Kecamatan Turi
- NI (17), warga Desa Banjarejo, Kecamatan Sukodadi
- NIA (17), warga Desa Kedungdowo (Gendang Lor), Kecamatan Sugio
Aksi penganiayaan ini bermula dari saling tantang duel antar-kelompok pemuda melalui media sosial. Mereka kemudian sepakat menentukan lokasi pertemuan di persimpangan Desa Karangtinggil, Pucuk.
Namun, saat tiba di lokasi kesepakatan, teman-teman korban justru tidak muncul. Korban yang datang sendirian mengendarai sepeda motor langsung dikepung oleh kelompok pelaku. Tanpa basa-basi, pelaku berinisial SP melayangkan sabetan celurit sebanyak empat kali hingga korban terkapar tak berdaya.
Hingga saat ini, korban belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena masih dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan medis. Sementara itu, kelima pelaku beserta barang bukti celurit telah diamankan di Mapolres Lamongan untuk proses hukum lebih lanjut.


