PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Ekonomi/Detail Berita

Diserang Hama Ulat, Petani Jagung di Lamongan Terancam Gagal Panen

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Farid•Sabtu, 3 Oktober 2026 | 06:18 WIB•97 kali dibaca

LAMONGAN,(PojokTv.com)-Menjelang musim panen, para petani jagung di beberapa kecamatan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, terancam mengalami gagal panen. Hal ini terjadi lantaran tanaman jagung milik warga mendadak diserang hama ulat yang merusak bagian buah.

​Serangan hama ini berdampak pada sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Sukodadi dan Kecamatan Mantup. Pada musim kemarau saat ini, mayoritas petani setempat memang memilih menanam jagung karena komoditas tersebut tidak membutuhkan banyak pasokan air.

​Namun, harapan meraih untung di musim tanam kali ini justru terancam sirna. Padahal, masa panen jagung tinggal menyisakan waktu sekitar dua minggu lagi.

​Kondisi memprihatinkan salah satunya terlihat di Desa Keduwul, Kecamatan Sukodadi. Banyak tanaman jagung warga yang tampak mengering dan mati akibat serangan ulat. Hama ulat berukuran kecil tersebut menempel di dalam buah jagung sehingga relatif sulit terdeteksi jika tidak diperhatikan secara cermat.

​Salah seorang petani jagung asal Sukodadi, Azis, mengungkapkan kepasrahannya atas kondisi yang melanda lahan pertanian mereka. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa penanganan tepat, hasil panen dipastikan tidak akan laku dijual di pasaran.

​"Tanaman jagung milik petani di sini banyak yang terserang hama ulat, padahal kurang dua minggu lagi sudah panen. Kalau dibiarkan, jagungnya tidak laku karena ulatnya menempel di dalam buah. Kami bingung bagaimana cara menghilangkan ulatnya," ujar Azis.

​Para petani di kawasan Sukodadi mengaku beralih menanam jagung sebagai solusi menghadapi sulitnya pasokan air selama musim kemarau. Sayangnya, keputusan tersebut kini harus terbentur dengan ancaman gagal panen akibat munculnya wabah hama ulat secara mendadak.