Diduga Bawa Lari Uang Rp1 Miliar, Bandar Arisan Bodong Karanggeneng Kini Diburu Polisi

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
Bawa Lari Rp1 Miliar, Bandar Arisan Bodong di Lamongan Menghilang
LAMONGAN,(PojokTv.com)-Puluhan warga dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lamongan,Kamis pagi 01/10/2026 mendatangi rumah Kristien, seorang borek (pengelola) arisan yang diduga melakukan penipuan arisan bodong di Desa Mertani, Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Kedatangan warga ini bertujuan untuk menuntut pengembalian uang arisan yang ditaksir mencapai lebih dari Rp 1 miliar.
Para korban berasal dari sejumlah daerah, seperti Kecamatan Kalitengah, Solokuro, hingga Paciran. Mereka mendatangi rumah pelaku sejak sore hingga larut malam. Namun, pelaku beserta dua orang anaknya diduga telah melarikan diri sejak seminggu terakhir.
Rumah berpagar besi milik pelaku tampak tertutup rapat dan lampu teras dibiarkan padam. Meski demikian, para korban sempat bertahan hingga pukul 22.00 WIB sebelum akhirnya terpaksa pulang dengan tangan kosong.
Salah satu korban, Suprapto, mengungkapkan bahwa pelaku biasa membuka arisan hingga empat kali dalam sebulan, dengan iuran berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 200 ribu per orang. Namun, saat jatuh tempo pembayaran, hak yang seharusnya diterima korban sering disunat secara sepihak.
"Misalnya korban seharusnya menerima hampir Rp 400 juta, oleh pelaku hanya diberikan separuhnya atau sekitar Rp 200 juta dengan berbagai macam alasan. Praktik ini sudah berjalan hampir lima tahun lebih, dan kerugian tiap warga bisa mencapai ratusan juta rupiah," ujar Suprapto.
Hingga saat ini, keberadaan Kristien masih belum diketahui. Kasus dugaan penggelapan uang arisan ini telah ditangani oleh pihak kepolisian, di mana petugas dari Polres Lamongan dan Polsek Karanggeneng tengah melakukan pencarian terhadap pelaku.

