Dendam Lama Diduga Jadi Pemicu Tawuran Antarsiswa SMP Negeri di Lamongan

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

LAMONGAN,(pojoktv.com)– Dunia pendidikan di Kabupaten Lamongan kembali tercoreng oleh aksi kekerasan pelajar beberapa hari yang lalu. Tawuran antarsiswa dari dua sekolah menengah pertama (SMP) negeri pecah di kawasan Jalan Seneng, Jombang, tepatnya di depan Gedung Serbaguna Desa Pataan, Kecamatan Sambeng, usai jam pulang sekolah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi tawuran tersebut melibatkan kelompok siswa dari SMP Negeri Ngimbangan dan SMP Negeri Sambeng.
Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan bahwa para pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah tersebut datang mengendarai sepeda motor sambil memutar gas dengan kencang (membleyer) hingga menimbulkan kegaduhan di jalan raya. Tanpa memedulikan keselamatan warga maupun pengguna jalan lain, kedua kelompok siswa tersebut langsung saling serang.
"Kami tidak tahu pasti pemicu awalnya apa. Tiba-tiba mereka datang membawa sepeda motor, saling serang, dan ada beberapa siswa yang terlihat memukul menggunakan kayu," ujar salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian.
Setelah aksi saling serang berlangsung beberapa saat, para pelajar tersebut langsung membubarkan diri dan melarikan diri ke arah utara dan selatan.
Aparat kepolisian bergerak cepat merespons insiden tersebut. Pihak Polsek Sambeng dengan dibantu Polsek Ngimbangan saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pemicu utama serta mendata para pelajar yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut.
Kepolisian juga mengimbau pihak sekolah dan para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sementara itu,hingga saat ini awak media kesulitan untuk mendapatkan keterangan dari pihak sekolah masing-masing.

