DAMPINGI KSP DUDUNG TINJAU JARGAS DI SIDOARJO,BUPATI SUBANDI USULKAN 10.500 SAMBUNGAN UNTUK INDUSTRI TAHU TROPODO

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

SIDOARJO (pojoktv.com) – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.KN., mendampingi kunjungan kerja Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman dalam rangka peninjauan pengoperasian Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga (Jargas) di Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jumat (18/9/2026).
Dalam peninjauan tersebut, KSP Dudung Abdurachman menyampaikan bahwa kehadirannya bersama tim bertujuan untuk memastikan program strategis nasional ini tidak hanya rampung secara infrastruktur, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata dan memangkas berbagai hambatan di lapangan.
“Sebelum jaringan gas ini bisa diimplementasikan, banyak kendala yang dihadapi, mulai dari masalah lingkungan hidup, pertanahan di ATR/BPN, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah. Sumbatan-sumbatan inilah yang diurai oleh KSP melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga,” ujar Dudung dalam sambutannya.
Dudung juga mengapresiasi kesiapan Pemkab Sidoarjo dan Pemkab Gresik yang sangat responsif menangani perizinan dan retribusi daerah, serta berencana memperluas jaringan gas ini hingga ke 16 kecamatan secara bertahap.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian pemerintah pusat. Menurutnya, keberadaan Jargas sangat krusial bagi Sidoarjo yang dikenal sebagai pusat industri Jawa Timur dengan populasi UMKM mencapai 250.000 unit usaha.
“Kami sangat berterima kasih atas program Jargas ini. Akses energi yang murah, efisien, dan terjangkau sangat dibutuhkan oleh masyarakat serta pelaku UMKM untuk meningkatkan perekonomian daerah,” kata Subandi.
Selain mendukung sektor rumah tangga dan UMKM secara umum, Subandi juga menyuarakan solusi atas isu lingkungan di Desa Tropodo, Kecamatan Krian, terkait sentra pembuatan tahu yang sempat menjadi sorotan publik akibat penggunaan limbah sampah plastik sebagai bahan bakar pembakaran.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah mengusulkan sekitar 10.500 sambungan Jargas khusus untuk industri tahu di Desa Tropodo. Ini menjadi solusi konkret agar para perajin dapat beralih dari bahan bakar sampah plastik ke gas bumi yang ramah lingkungan,” tegas Subandi.
Guna mendukung rencana perluasan jaringan hingga ke 16 kecamatan yang disampaikan oleh KSP, Pemkab Sidoarjo menyatakan komitmen penuh untuk memberikan kemudahan izin dan pendampingan di lapangan demi percepatan proyek tersebut.

