PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Ekonomi/Detail Berita

Dampak Kemarau Ekstrem Lamongan: Padi, Jagung, dan Kacang Hijau Mati Mengering

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Farid•Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:08 WIB•73 kali dibaca

LAMONGAN,(PojokTv.com)– Musim kemarau ekstrem yang melanda Kabupaten Lamongan berdampak parah pada sektor pertanian. Banyak petani di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Sukodadi, dipastikan mengalami gagal panen total lantaran krisis air yang sangat krusial.

​Kondisi tersebut melanda berbagai jenis komoditas pertanian, mulai dari tanaman padi yang mengalami puso, hingga tanaman jagung dan kacang hijau yang gagal membuahkan hasil. Hampir seluruh komoditas yang ditanam musim ini dipastikan tidak bisa dipanen.

​Di Desa Keduwul, Kecamatan Sukodadi, para petani mulai diselimuti kebingungan menghadapi kemarau tahun ini. Kendati musim kemarau pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, dampaknya dinilai tidak sejelas dan seefektif kemarau ekstrem kali ini.

​"Dulu saat kemarau pasokan air masih bisa didapatkan untuk mengairi sawah, baik dari waduk sekitar maupun menyedot menggunakan pompa air di pinggir sawah. Tapi untuk saat ini benar-benar sulit mendapatkan air," ujar Ratno, salah satu petani setempat.

​Pantauan di lokasi menunjukkan hamparan tanaman jagung yang mengering dari batang hingga daunnya tanpa menghasilkan buah sama sekali. Pasokan air yang tidak mencukupi membuat pertumbuhan tanaman terhenti dan akhirnya mati mengering dengan sendirinya.

​Hingga kini, para petani di Lamongan hanya bisa pasrah menghadapi kerugian materiil akibat kegagalan panen serentak di kawasan tersebut.