PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Pemerintahan/Detail Berita

Cegah Kebakaran, Pemkot Surabaya Edukasi Warga soal Kebocoran Gas LPG

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Anto•Jumat, 9 Oktober 2026 | 10:01 WIB•106 kali dibaca

SURABAYA,(PojokTv.com)– Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggencarkan edukasi penanganan kebocoran gas LPG untuk mencegah kebakaran dan ledakan di rumah tangga maupun tempat usaha.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, mengingatkan masyarakat agar segera waspada ketika mencium bau khas gas LPG.

Ia mengimbau warga menjauhkan sumber api, tidak menyalakan atau mematikan sakelar listrik, serta menghentikan aliran gas jika kondisi memungkinkan dan aman dilakukan.

“Begitu tercium bau gas, matikan kompor jika aman dilakukan dan tangani sumber kebocoran tanpa membahayakan diri. Jika bau gas menyengat, segera menjauh dan hubungi petugas,” ujarnya.

Menurutnya, gas LPG yang bocor dapat terkumpul di area rendah, terutama pada ruangan tertutup dengan sirkulasi udara yang buruk. Kondisi ini berisiko memicu kebakaran maupun ledakan jika gas tersulut api.

Pemkot Surabaya juga mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tabung, regulator, dan selang gas. Pemeriksaan sambungan dapat dilakukan menggunakan air sabun untuk mengetahui adanya kebocoran, tanpa mendekatkan sumber api.

Jika muncul gelembung pada bagian sambungan, masyarakat diminta tidak menggunakan tabung tersebut dan segera memastikan penanganannya dilakukan secara aman.

Selain rumah tangga, edukasi juga menyasar pemilik rumah makan, usaha kuliner, dan jasa katering. Pelaku usaha diminta lebih berhati-hati saat mengganti tabung gas, terutama ketika beberapa kompor digunakan secara bersamaan.

Laksita Rini mengingatkan agar seluruh kompor dimatikan sebelum tabung gas diganti. Sebab, gas yang keluar saat regulator dilepas berisiko tersambar api dari kompor lain yang masih menyala.

Sementara itu, pengguna jaringan gas bumi PGN juga diimbau rutin memeriksa instalasi dan segera menghubungi petugas terkait apabila mencurigai adanya kebocoran.

Pemkot Surabaya berharap edukasi ini meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan peralatan gas secara aman guna meminimalkan risiko kebakaran dan ledakan.

Jika terjadi keadaan darurat, termasuk kebakaran atau dugaan kebocoran gas, masyarakat dapat menghubungi Command Center 112 Kota Surabaya untuk mendapatkan bantuan petugas.