BUPATI SIDOARJO SUBANDI PASTIKAN 230 SANTRI PONPES MAHIKA DIDUGA KERACUNAN MBG TERTANGANI, TEGASKAN ISU MENINGGAL HOAKS

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
SIDOARJO (pojoktv.com) – Ratusan santri Pondok Pesantren Manba’ul Hikam (Mahika), Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, dipastikan telah mendapatkan perawatan medis di tiga rumah sakit, yaitu RSUD Notopuro, RS Delta Surya, dan RS Siti Hajar.
Bupati Sidoarjo, Subandi, S.H., M.Kn., menegaskan bahwa seluruh santri yang terdampak dalam kondisi selamat dan tidak ada korban jiwa. Ia meminta masyarakat tidak mempercayai rumor yang beredar di media sosial.
"Seluruh santri yang mengalami gejala keracunan sudah ditangani dengan baik. Informasi yang menyebutkan ada santri meninggal dunia itu dipastikan berita bohong atau hoaks," ujar Subandi saat meninjau penanganan korban di rumah sakit.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 230 santri dievakuasi ke tiga fasilitas kesehatan tersebut dan seluruhnya telah menerima tindakan medis secara intensif dari tim dokter.

