Bidik Rekor MURI, 128 Atlet Ikuti Turnamen Domino Piala Panglima TNI di Surabaya

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
SURABAYA,( PojokTV)– Sebanyak 128 peserta yang terbagi dalam 64 tim adu ketangkasan dalam Open Tournament Domino Nasional Piala Panglima TNI 2026 di Kodim 0830/Surabaya Utara, Minggu (27/9/2026). Ajang ini digelar atas kerja sama Kodim 0830 dengan Pengcab Organisasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Surabaya.
Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI yang diselenggarakan secara serentak di 101 kota/kabupaten di 32 provinsi se-Indonesia, sekaligus mengincar pencatatan Rekor MURI.
Pembukaan resmi dipusatkan di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dan disiarkan secara telekonferensi melintasi tiga zona waktu (WIB, WITA, WIT). Sementara di Surabaya, pembukaan secara simbolis dipimpin oleh Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya Utara, Kolonel Inf Bambang Raditya.
"Bismillah, dengan ini Open Tournament Domino ORADO Piala Panglima TNI 2026 resmi saya nyatakan dimulai," ujar Bambang saat memimpin upacara pembukaan.
Bambang menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan jiwa sportivitas, serta menjaring bibit atlet berpotensi—baik dari kalangan prajurit TNI, anggota Polri, maupun masyarakat umum.
"Hal inilah yang menjadi landasan karakter dan moral para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan setinggi-tingginya serta mencapai prestasi terbaik," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengcab ORADO Surabaya, Rio Gahari, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh dari jajaran Kodim 0830. Ia menyebut momen ini sangat krusial mengingat ORADO baru saja resmi diterima sebagai anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat pada Mei 2026 lalu.
"Kegiatan ini digelar serentak di 101 kota dan kabupaten dengan melibatkan lebih dari 20.000 peserta. Insyaallah, capaian ini akan mencatatkan sejarah baru dalam Rekor MURI sebagai kompetisi domino serentak dengan peserta terbanyak," kata Rio.
Dalam teknis pertandingan di Surabaya, 64 tim terlebih dahulu dibagi ke dalam empat grup sebelum masuk ke fase gugur (sistem eliminasi). Penyisihan dilakukan secara bertahap mulai dari 32 besar, 16 besar, perempat final, hingga tersisa empat tim terbaik yang bersaing di babak final untuk memperebutkan gelar juara.
Rio menambahkan, olahraga domino membutuhkan kedisiplinan, konsentrasi tinggi, strategi matang, dan mental yang kuat. Pihaknya kini tengah fokus melakukan pembinaan berjenjang dari tingkat Kejurcab, Kejurprov, hingga Kejurnas, dengan target jangka panjang menjadikan domino sebagai cabang olahraga eksibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
"Saat ini ORADO sudah terbentuk di 38 provinsi dan 309 pengurus cabang. Kami berharap kemitraan dengan TNI menjadi titik awal untuk membangkitkan olahraga domino sekaligus memperkuat pembinaan atlet di Indonesia," tambahnya.
Guna menghidupkan perekonomian lokal, penyelenggaraan turnamen di Kodim 0830 Surabaya ini juga melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk membuka lapak dagangan di sekitar area kegiatan.


