PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Peristiwa/Detail Berita

BERHASIL DIEVAKUASI, JENAZAH KORBAN KM VIRGO TRANSPORT 8 DITEMUKAN DAN DIPULANGKAN KE LAMONGAN

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Suheri•Kamis, 24 September 2026 | 10:07 WIB•190 kali dibaca

LAMONGAN (pojoktv.com) - Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Hingga Rabu (23/9/2026) pukul 09.00 WITA, sebanyak 127 dari total 243 orang penumpang dalam manifes telah ditemukan, dengan rincian 108 selamat dan 19 meninggal dunia. Sementara itu, 116 orang lainnya masih dilaporkan hilang.

​Salah satu korban meninggal dunia yang telah berhasil diidentifikasi adalah Jumbrik Ismail (48), warga Perumahan Green Residency, Desa Made, Kecamatan Lamongan Kota. Jenazah almarhum dipulangkan melalui Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, dan tiba di rumah duka pada Rabu siang.

​Kedatangan jenazah di rumah duka disambut tangis haru keluarga, kerabat, dan tetangga. Isak tangis dan histeria pecah begitu suara sirene ambulans terdengar, bahkan beberapa sanak saudara tak kuasa menahan sedih hingga pingsan saat peti jenazah diturunkan. Di sekitar rumah duka, berjejer puluhan karangan bunga ucapan duka cita dari berbagai daerah. Pihak keluarga merencanakan jenazah almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat yang tak jauh dari rumah duka.

​Di lokasi pencarian, korban terbaru berjenis kelamin laki-laki ditemukan oleh nelayan pada Selasa (22/9/2026) sore di koordinat 3°33'6.34"S 111°41'33.69"E. Jenazah tersebut langsung dievakuasi menuju RS Bhayangkara Banjarmasin untuk proses identifikasi lebih lanjut.

​Untuk memperkuat armada operasional, KN SAR Pacitan bergerak menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP) pada Rabu pagi dengan membawa 97 personel gabungan, peralatan selam, serta rubber boat dari TB Jaya Dragon.

​Kepala Basarnas, M. Syafii, menegaskan bahwa tim SAR akan memaksimalkan seluruh potensi yang ada untuk menuntaskan operasi pencarian.

​"Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan kami tindak lanjuti, karena bagi keluarga, setiap korban yang ditemukan adalah harapan untuk mendapatkan kepastian," ujar M. Syafii.