Basarnas Gelar Uji Kompetensi Teknik Pertolongan di Ketinggian dan Permukaan Air untuk Potensi SAR

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
SURABAYA,(PojokTv.com)-Kantor SAR Surabaya bersama Direktorat Bina Potensi Basarnas menggelar Uji Kompetensi bagi potensi SAR di wilayah kerjanya. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas dan kesiapsiagaan relawan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendukung keberhasilan operasi pencarian dan pertolongan.
Acara resmi dibuka oleh Direktur Bina Potensi Basarnas, Agus Haryono, S.S., M.B.A., pada Selasa (13/10/2026), dan berlangsung selama dua hari.
Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk memastikan kesamaptaan fisik serta kemampuan teknis para potensi SAR, demi mengutamakan keselamatan korban maupun tim SAR gabungan di lapangan.
"Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat potensi bencana yang tinggi dari segi alam maupun kecelakaan transportasi, maka dibutuhkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bahaya tersebut," ungkap Agus.
Libatkan puluhan Peserta dalam Dua Bidang Keahlian
Sinergi yang solid antara Basarnas dan unsur potensi SAR mutlak diperlukan agar misi kemanusiaan dapat berjalan lancar. Sebanyak 79 personel potensi SAR tercatat ambil bagian dalam uji kompetensi ini dengan rincian:
- 42 peserta mengikuti Uji Kompetensi di bidang High Angle Rescue Technique (HART) atau teknik pertolongan di ketinggian.
- 37 peserta mengikuti Uji Kompetensi di bidang Water Rescue atau penyelamatan permukaan air.
Sebelum mengikuti ujian ini, seluruh peserta dipastikan telah lulus dalam tahap pelatihan potensi SAR sesuai skema masing-masing sebelumnya.
Materi Ujian dan Standar Kompetensi
Dalam uji kompetensi tersebut, para peserta diuji secara ketat melalui serangkaian materi teori maupun praktik lapangan, meliputi:
- Kemampuan Medis Dasar: Seluruh peserta wajib menguasai teknik Resusitasi Jantung Paru (RJP) serta penanganan awal korban cedera alat gerak.
- Kategori HART (Ketinggian): Peserta diuji kemampuannya dalam mempraktikkan teknik ascend, descend, membuat simpul tali-temali, hingga merangkai sistem mekanis MAS 3:1.
- Kategori Water Rescue (Permukaan Air): Peserta diuji keterampilan berenang dengan dua gaya, teknik water trappen, metode pertolongan korban di air, serta pemasangan dan pengoperasian perahu karet bermesin tempel.


