API MERAMBAT: 57 Titik Api Terdeteksi di Tahura R. Soerjo, Pemadaman Terkendala Medan Curam

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV
MALANG,(Pojoktv.com) – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo di wilayah Kabupaten Malang masih belum sepenuhnya padam. Hingga Selasa (20/10) siang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mendeteksi sedikitnya 57 titik panas (hotspot) yang tersebar di kawasan tersebut.
Api yang membakar kawasan pelestarian alam ini dilaporkan merupakan rembetan dari area kebakaran di wilayah Pasuruan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Malang, Purwoto, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa tim gabungan saat ini memprioritaskan pemadaman di beberapa titik kritis, yakni Bukit Budugasu (Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari), area sabana, serta Bukit Lincing (Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang).
“Kondisi lokasi yang curam hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk sampai di titik pemadaman. Tim gabungan terus berupaya melakukan pemadaman darat, pembuatan sekat bakar, serta penimbunan bara api yang masih menyala di pohon maupun area terdampak,” ujar Purwoto.
Medan Ekstrem dan Strategi Pemadaman
Guna menjinakkan si jago merah, sebanyak 56 personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi kejadian. Tim ini merupakan gabungan dari unsur:
- Polisi Kehutanan (Polhut)
- Manggala Agni
- Masyarakat Peduli Api (MPA)
- Indonesia Off-Road Federation (IOF)
- HIPPAM
- Para relawan kebencanaan
Di lapangan, petugas tidak hanya fokus memadamkan kobaran api secara manual, tetapi juga membuat sekat bakar (firebreak) untuk mengisolasi perambatan. Petugas juga menimbun sisa-sisa bara api pada vegetasi dan memotong pohon-pohon yang tumbang agar api tidak menjangkau area vegetasi yang masih utuh.
Namun, faktor geografi berupa lereng yang terjal dan medan curam menjadi tantangan terbesar. Karena jalur tidak dapat dilalui kendaraan, personel harus menempuh perjalanan darat dengan berjalan kaki menuju titik api.
Akses Posko dan Kebutuhan Logistik
Untuk mengoptimalkan pergerakan personel dan distribusi bantuan, BPBD membagi jalur penanganan melalui tiga titik akses utama:
- Pos Perhutani (Jalur Pendakian via Lawang)
- Jalur Budugasu (Desa Toyomarto, Singosari)
- Jalur Desa Tawangargo (Kecamatan Karangploso)
Jalur Desa Tawangargo secara khusus difungsikan untuk mempercepat mobilisasi bantuan logistik bagi para petugas yang berjibaku di lapangan.
Pendataan Dampak Lahan
Hingga laporan resmi diterbitkan pada Selasa (20/10) pukul 12.00 WIB, operasi pemadaman darat serta pemantauan titik api masih terus berlangsung. BPBD Kabupaten Malang mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Sementara itu, total luas lahan Tahura R. Soerjo yang terdampak kebakaran masih dalam proses kalkulasi dan asesmen oleh tim lapangan.


