PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Peristiwa/Detail Berita

IMBAS ERUPSI KRAKATAU, 12 FLIGHT DI BANDARA JUANDA DIBATALKAN USAI 4 BANDARA DITUTUP

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Mujianto PrimadiSenin, 7 September 2026 | 15:01 WIB137 kali dibaca

SIDOARJO (pojoktv.com) - Dampak erupsi Anak Gunung Krakatau terus meluas hingga memicu pembatalan belasan penerbangan di Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo. Sedikitnya 12 penerbangan dari dan menuju Juanda terpaksa dibatalkan akibat penutupan operasional sejumlah bandara di wilayah terdampak.

​General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, mengungkapkan hingga Senin (7/9) pukul 09.30 WIB, tercatat ada lima penerbangan kedatangan dan tujuh penerbangan keberangkatan yang batal beroperasi.

​"Pembatalan penerbangan tersebut merupakan dampak berantai dari penutupan operasional sejumlah bandara akibat aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau," kata Tohir dalam keterangannya, Senin (7/9).

​Tohir menjelaskan, terdapat empat bandara utama yang dihentikan sementara operasionalnya, yakni:

​Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Tangerang)

​Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta)

​Bandara Radin Inten II (Lampung)

Bandara Husein Sastranegara (Bandung)

​Penutupan keempat bandara tersebut langsung mengganggu rotasi pesawat serta jaringan konektivitas di Bandara Juanda.

Rincian Penerbangan yang Dibatalkan

Kedatangan:

Batik Air: ID 7511 (Halim Perdanakusuma–Juanda), ID 6572 (Soekarno-Hatta–Juanda), ID 7513 (Halim Perdanakusuma–Juanda)

Garuda Indonesia: GA 304 (Soekarno-Hatta–Juanda)

Lion Air: JT 690 (Soekarno-Hatta–Juanda)

Keberangkatan:

Batik Air: ID 6391, ID 7508, ID 7510, ID 6573

Garuda Indonesia: GA 305, GA 323

Lion Air: JT 693

Layanan Penumpang dan Operasional 24 Jam

​Menyikapi penumpukan penumpang, manajemen Bandara Juanda menyiagakan personel Airport Security, Terminal Inspector, dan Customer Service untuk membantu proses pengarahan informasi. Penumpang terdampak juga mendapatkan kompensasi layanan pemulihan (delay management) berupa makanan ringan dan minuman.

​Guna mendukung kelancaran lalu lintas udara nasional selama masa penyesuaian, Bandara Juanda kini difungsikan sebagai bandara alternatif dan siap beroperasi selama 24 jam penuh.

​Pihak pengelola imbau calon penumpang untuk terus memantau pembaruan status penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing.