PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Peristiwa/Detail Berita

TIM SAR GABUNGAN EVAKUASI ABK MV CPT HONOUR YANG MENINGGAL DI SELAT MADURA

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: AntoRabu, 9 September 2026 | 09:21 WIB111 kali dibaca

SURABAYA (pojoktv.com) – Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah seorang Anak ABK (ABK) MV CPT Honour, Dantje M. Wua (61), yang meninggal dunia saat kapal melintas di perairan Selat Madura pada Selasa (8/9/2026).

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Minggu (6/9/2026) sore. Nakhoda MV CPT Honour menemukan Dantje dalam kondisi tertelungkup di dalam kamarnya.

​ABK lainnya kemudian memindahkan Dantje ke kasur untuk memberikan pertolongan pertama, mulai dari pemeriksaan denyut nadi, pupil mata, hingga resusitasi jantung paru (RJP). Namun, tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan.

​Rekan kerja Dantje terus memantau kondisinya hingga pukul 16.15 WIB. Saat dilakukan pemeriksaan ulang, tubuh Dantje sudah kaku dan dingin, serta denyut nadinya tidak terdeteksi baik secara manual maupun menggunakan alat medis.

​Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., mengerahkan satu tim rescue menggunakan KN SAR 249 Permadi untuk melakukan evakuasi.

​KN SAR 249 Permadi bertolak dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak pukul 14.00 WIB menuju titik intercept di Alur Pelayaran Barat Surabaya yang berjarak sekitar 11 mil laut.

​"KN SAR 249 Permadi tiba di lokasi intercept pada pukul 15.30 WIB dan langsung bersandar di lambung kanan MV CPT Honour," ujar Nanang.

​Setelah proses sandar dinyatakan aman, tim SAR gabungan naik ke MV CPT Honour untuk memeriksa kondisi korban. Jenazah Dantje berhasil dievakuasi ke KN SAR 249 Permadi pada pukul 15.55 WIB.

​Pukul 16.00 WIB, KN SAR 249 Permadi lepas sandar dan bertolak kembali menuju Pelabuhan Tanjung Perak.

​KN SAR 249 Permadi tiba di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sekitar pukul 17.00 WIB. Jenazah Dantje selanjutnya dibawa ke RS PHC Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.

​Selain Kantor SAR Kelas A Surabaya, proses evakuasi ini turut melibatkan KSOP Utama Tanjung Perak, KKP, Hujung Galuh Rescue, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, PT Pelindo, RS PHC, dan perwakilan agen kapal.