PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Ekonomi/Detail Berita

RATUSAN HEKTAR TANAMAN TEMBAKAU DISERANG WERENG, PETANI DI LAMONGAN TERANCAM GAGAL PANEN

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: HeryMinggu, 9 Agustus 2026 | 07:18 WIB187 kali dibaca

Ratusan Hektare Tanaman Tembakau Diserang Wereng, Petani Lamongan Terancam Rugi Puluhan Juta

LAMONGAN,POJOKTV.COM-Menjelang musim petik atau panen raya yang tinggal dua minggu lagi, ratusan hektare tanaman tembakau di lima kecamatan di Kabupaten Lamongan terserang hama wereng.

​Serangan tersebut menyebabkan daun tembakau layu dan mengering, sehingga berpotensi memicu kerugian hingga puluhan juta rupiah bagi para petani.

​Kondisi terparah antara lain terlihat di Desa Kacangan dan Desa Sidodowo, Kecamatan Modo. Di wilayah ini, ratusan hektare tanaman tembakau mengalami kerusakan parah pada bagian daun akibat serangan hama yang masif.

​"Seandainya tidak ada serangan hama wereng, diperkirakan para petani akan panen dua minggu lagi. Namun, melihat kondisi seperti ini, tidak mungkin dipanen karena harganya pasti anjlok," ujar Hari, salah seorang petani setempat.

​Hari menambahkan, dalam kondisi normal, harga tembakau rajangan bisa mencapai Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram. Namun, akibat daun yang rusak dan kering terimbas hama, harga jual dipastikan merosot tajam. Bahkan jika masih ada yang laku, harganya dihargai sangat murah dan jauh di bawah modal awal petani.

​Berbagai upaya telah ditempuh petani untuk menyelamatkan tanaman mereka, mulai dari menyemprotkan pestisida secara rutin hingga mengubah jadwal penyiraman.

​Jika biasanya penyiraman dilakukan pada pagi hingga siang hari, kini petani terpaksa menyiram tanaman pada malam hingga dini hari. Kendati demikian, upaya ekstra tersebut belum mampu membendung keganasan hama wereng menjelang masa panen.

​Selain serangan hama wereng, kondisi cuaca ekstrem yang menerpa wilayah tersebut turut memperburuk kualitas tembakau.