KUA-PPAS 2026 DISETUJUI, BUPATI SIDOARJO MINTA PROGRAM TEPAT SASARAN

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

SIDOARJO (pojoktv.com) - DPRD Kabupaten Sidoarjo resmi menyepakati Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna, Sabtu (15/8/2026).
Kesepakatan yang dihadiri 34 anggota dewan tersebut merupakan hasil pembahasan intensif antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Sidoarjo.
Juru Bicara Banggar DPRD Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, menjelaskan bahwa penyesuaian KUA-PPAS 2026 berfokus pada kondisi riil daerah serta tema pembangunan daerah. Fokus utama diarahkan pada penguatan pelayanan dasar inklusif, peningkatan tata kelola pemerintahan, serta pemenuhan infrastruktur dasar menuju kemandirian pangan dan energi.
"Skala prioritas dalam pembahasan disesuaikan dengan lima target prioritas RKPD 2026 agar arah kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan dapat tercapai," ujar Kusumo saat membacakan laporan Banggar.
Dalam pergeseran struktur anggaran ini, Pemkab Sidoarjo mencatat koreksi pada pendapatan, belanja, hingga pembiayaan daerah.
Rincian Pergeseran Struktur Anggaran 2026
Pendapatan Daerah: Turun dari Rp5,040 triliun menjadi Rp4,956 triliun (berkurang Rp83,44 miliar atau 1,66%).
Belanja Daerah: Turun dari Rp5,716 triliun menjadi Rp5,613 triliun (berkurang Rp102,78 miliar atau 1,80%).
Pembiayaan Daerah: Turun dari Rp675,71 miliar menjadi Rp656,36 miliar (berkurang Rp19,34 miliar atau 2,86%).
Banggar DPRD memberi deretan catatan kritis agar Pemkab Sidoarjo memastikan keselarasan dokumen perencanaan, menetapkan target pendapatan yang realistis, serta memprioritaskan belanja modal pada rehabilitasi infrastruktur mendesak—seperti sekolah, jalan, drainase, dan fasilitas kesehatan. Monitoring pengadaan juga diminta diperketat guna mencegah keterlambatan di akhir tahun.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi atas sinergi legislatif dan eksekutif dalam menjaga ketahanan fiskal daerah.
“Kami akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi Banggar. Yang terpenting, program-program prioritas ini dapat terlaksana tepat waktu dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat Sidoarjo,” tegas Bupati Subandi.

