PojokTV
BREAKING NEWS
Memuat berita terbaru...
Pemkab Sidoarjo
Peristiwa/Detail Berita

KASUS KERACUNAN SISWA SDI AR RAHMAH, DIKBUD SIDOARJO TERBITKAN SE PENGAWASAN KANTIN SEKOLAH

Foto Utama Berita

Foto: Dokumentasi Redaksi PojokTV

Oleh: Mujianto primadiSenin, 10 Agustus 2026 | 06:43 WIB147 kali dibaca

Tindak Lanjut Keracunan Siswa di Sukodono, Dikbud Sidoarjo Pastikan Kondisi Korban Membaik

Sidoarjo, pojoktv.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat merespons insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa SDI Ar Rahmah, Dusun Lengki, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono.

​Langkah taktis diambil langsung oleh Plt Kepala Dinas Dikbud Sidoarjo, Dr. Netti Lastiningsih, M.Pd., bersama Kabid Mutu Pendidikan, Dr. Lilik Sulistyowati, M.Pd. Keduanya mendatangi pihak sekolah dan yayasan guna melakukan klarifikasi lapangan serta mengecek kondisi para korban pada Sabtu (8/8/2026).

​Selain menggali kronologi, jajaran Dikbud Sidoarjo menjenguk langsung para siswa yang menjalani perawatan medis. Perkembangan terbaru menunjukkan tren pemulihan yang signifikan dari para korban. Sebagian besar siswa telah diperbolehkan pulang usai mendapatkan penanganan medis.

​"Kondisi para siswa dilaporkan semakin membaik. Sebagian besar telah diperbolehkan pulang, dan kini tersisa satu siswa yang masih menjalani rawat inap di RS As-Sakinah serta satu siswa yang masih dirawat di RS Mitra Keluarga. Diperkirakan dalam satu atau dua hari ke depan mereka sudah bisa kembali ke rumah," ujar Netti Lastiningsih saat dikonfirmasi, Senin (10/8/2026).

​Pihak dinas turut memberikan apresiasi atas penanganan cepat yang dilakukan oleh manajemen sekolah dan yayasan sejak insiden terjadi pada Jumat lalu. Selain kooperatif dalam pendataan korban, pihak yayasan berkomitmen menanggung penuh seluruh biaya pengobatan korban yang tidak ter-cover BPJS Kesehatan. Pihak sekolah juga menyiagakan guru secara bergantian untuk mendampingi orang tua siswa selama di rumah sakit.

​Guna mencegah insiden serupa terulang, Dikbud Sidoarjo akan menerbitkan Surat Edaran (SE) susulan mengenai pengawasan ketat keamanan pangan di lingkungan satuan pendidikan.

​"Melalui edaran tersebut, seluruh sekolah diimbau meningkatkan koordinasi dengan Puskesmas terdekat. Kami minta pendampingan Puskesmas untuk memilah jajanan yang layak di kantin, serta memastikan standar penyimpanan makanan dan sanitasi sesuai panduan kesehatan," tegas Netti.

​Dalam kesempatan yang sama, Dikbud Sidoarjo meluruskan spekulasi yang beredar di masyarakat terkait sumber makanan tersebut.

​"Kami klarifikasi bahwa kejadian dugaan keracunan ini sama sekali tidak berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), mengingat SDI Ar Rahmah bukan merupakan sekolah penerima manfaat program tersebut," pungkasnya.